Sabtu, 07 Juni 2014

Jual Shampo Motor/ Mobil Murah di Garut

Bisnis cuci motor dan mobil kini menjadi bisnis yang banyak diminati para pengusaha. Selain mudah dijalankan, bisnis ini juga menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Saat ini tingkat perekonomian masyarakat sudah beranjak semakin meningkat, hampir tiap keluarga memiliki kendaraan bermotor. Disisi lain para pengguna kendaraan bermotor juga lebih senang mencuci kendaraannya di jasa cuci motor dan mobil ketimbang mereka harus repot-repot mencuci sendiri.

Jika kita perhatikan, bisnis cuci kendaraan pun kini kian menjamur sehingga menjadi suatu bisnis yang banyak pesaingnya. Oleh karena itu perlu strategi jitu agar kita mampu menjadi nomor satu di pasar. Salah satu yang menjadi bahan perhitungan dalam bisnis cuci motor/mobil adalah shampo dan semir-nya.

Oleh karena itu kami hadir untuk menyediakan beberapa spesifikasi produk untuk kebutuhan bisnis anda dengan harga yang murah dan berkualitas. Berikut adalah rincian produknya:

1. Shampo Original (5 Liter) @Rp.25.000,-
2. Shampo Cream Warna (5 Liter) @Rp.35.000,-
3. Semir Ban dan Body (5 Liter) @Rp.90.000,-




Segera dapatkan Shampo Zack Autocare di Zacky Motor sekarang juga!!!

Untuk Pemesanan Hubungi: 
081219332761 (zaki) – 085956609966 (radit)

Kantor kami di Jl. Ters. Pembangunan No.135 Pataruman - Garut
Telp. 08122032984

Salam Sukses!!!

Senin, 16 Desember 2013

Tips Menjaga Kondisi Motor Disaat Hujan

Musim sudah memasuki musim hujan, cuaca juga sedang tidak stabil. Kadang hujan lebat, gerimis atau malah panas ama sekali. Untuk mengantisipasi keadaan tersebut Gilamotor mau mengingatkan tips-tips yang harus di ingat untuk menjaga kesehatan motor di musim hujan.

1. Ban
Yang pertama diperhatikan adalah tekanan angin. Sesuaikan tekanan angin ban motor dan jangan biarkan ban motor kekurangan angin. Hal ini untuk menjaga stabilitas motor saat jalanan basah.
Kedua adalah jalur ban. Bila jalur ban sudah tipis atau gundul, maka Bikes mesti menggantinya. Karena tipisnya ban akan berakibat fatal dan laju motor menjadi licin.

2. Kampas rem
Di musim hujan, daya cengkram kampas rem akan berkurang karena basah. Jika kampas rem sudah menipis, segeralah ganti kampas rem. Jangan dibiarkan kampas rem yang tipis karena bisa menimbulkan kecelakaan saat melakukan rem dadakan. Dan jangan lupa untuk membersihkan rem setelah berpergian disaat hujan karena air hujan yang menerobos ke kampas menyebabkan kurangnya daya pengereman.

3. Rantai
 lumasi rantai yang telah terkena hujan agar tidak cepat kering dan aus. Sedikit demi sedikit, air hujan akan menyusutkan pelumas di rantai. Secara tidak langsung, air hujan bisa mengkikis pelumas di rantai dan bisa menyebabkan rantai kering. Lakukan kembali pengencangan rantai karna disaat hujan tanpa disengaja melewati jalan berlubang yang tergenang air.

4. Busi
Pastikan busi Bikes tertutup dengan benar oleh kepala busi. Kepala busi berfungsi sebagai pencegah
masuknya air kala hujan atau saat jalan terendam banjir.

5. Saluran Bahan Bakar & Karburator
Guyuran air hujan membuat udara yang tersedot ke ruang mesin mengandung uap dan butiran air yang menyebabkan pembakaran motor menjadi tidak sempurna dan mesin akan brebet. 
 Uap air tersebut juga akan menyesaki tangki, keran, pipa, atau selang bakar bakar yang dapat menyebabkan karat. Jadi seringnya motor dikendarai disaat hujan segeralah lakukan pengecekan berkala secara keseluruhan karna dampak kedepannya akan sangat tidak baik dan dana yang akan dikeluarkan nantinya akan lebih besar.
Dan untuk karburator, sering lakukan pengecekan jangan sampai ada air yang masuk ke dalam ruang karbu serta selalu pakai box filter untuk mencegah masuknya air.

6. Oli Mesin
Sangat mungkin butiran air masuk ke dalam bagian mesin namun orang banyak yang tidak sadar. cek selalu kondisi oli setelah berpergian karna air bisa saja masuk disela-sela lubang.
liat kondisi oli, jika ada warna bintik putih susus berarti oli sudah terkontaminasi oeh ari. Sebaiknya segera ganti dengan yang baru agar kondisi mesin juga baik-baik saja dan tetap melakukan pembakaran dengan sempurna.

Sumber : http://goo.gl/Lpp9i

Cara Merawat Sepeda Motor agar Selalu Prima dan Awet


Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi saat ini kendaraan bermotor memenuhi jalan. Sehigga menyebabkan kemacetan hampir di semua kota Pulau Jawa. Hal ini di pengaruhi oleh kebutuhan transportasi yang mobile, selain harganya yang relatif murah daripada mobil. Dengan kemajuan teknolgi mesin motor yang semakin maju, saat ini sepeda motor juga kuat untuk perjalanan lintas propinsi. Ambil contoh saja orang perantauan di Jakarta pulang kampung sebagian besar mengunakan sepeda motor.

Namun terkadang seseorang  lalai memperhatikan motor karena kesibukan akan kegiatan masing-masing orang. Bagi Anda yang memiliki sepeda motor maka meluangkanlah sedikit waktu Anda untuk merawatnya, agar biaya perawatan yang lebih tinggi terhindarkan.

Jika ingin motor milik Anda lebih awet mesinnya sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya banyak untuk perawatan, berikut tips merawatnya.

Ø Jika membeli sepeda motor baru

Jangan digunakan untuk membawa beban terlebih dahulu minimal sampai 500 KM, ini penting karena olie masih lebih cepat bercampur dengan serpihan logam akibat gesekan komponen mesin. Cobalah untuk menjalankan sepeda motor pada kecepatan yang stabil dari pelan-pelan sampai kecepatan maksimal agar mesin tahan untuk jangka panjang. 

Manfaatkanlah perawatan gratis yang di berikan oleh dealer dimana Anda membeli sepeda motor. Umumnya  diberikan gratis servis dan ganti olie 3 kali jalan. Pertama pada KM 500, kedua pada KM 1000 dan ketiga pada KM 2000. Itu bukan hanya sebagai bonus, namun untuk menjaga usia mesin untuk jangka panjang. Belum tentu motor baru tidak memiliki kesalahan sama sekali dalam perakitannya, maka diperlukan pengecekan segera setelah 500 KM pemakaian pertama, untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.

Tips: Khusus sepeda motor bermesin 4 langkah,tuangkan sedikit olie kedalam lobang knalpot.Hal ini agar knalpot orisinil motor anda lebih awet karena tidak mudah keropos.

Ø Perawatan berkala (tune up)

Tune up perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya beberapa komponen yang tergores(aus). Sehingga setelan mesin bisa berubah akibat keausan yang terjadi pada beberapa komponen mesin tertentu. Untuk itu harus dilakukan penyetelan ulang dengan tune up ke bengkel resmi. Debu debu dan kotoran yang terhisap oleh karburator dan mengendap akan mempengaruhi kinerja mesin,dan akan sekaligus dibersihkan saat tuneup.
 
Mengenai kapan waktu ideal untuk tuneup, lakukanlah setiap 2 bulan sekali atau bila kilometer sudah 2000 KM perjalanan. Namun jika anda merasa bahwa sepeda motor Anda tidak terasa nyaman seperti biasa, maka lakukan lah tune up segera. Lebih lengkap tentang TuneUp klik disini.

Ø Penggantian Olie

Standard kekentalan olie yang dipakai kendaraan adalah SAE (Society of Automotive Engineer). Namun, kebanyakan olie yang dijual sudah memenuhi standard untuk iklim di Indonesia. Jadi Anda sudah tidak perlu khawatir mendapatkan standard olie yang salah untuk motor A nda.Yang perlu diperhatikan adalah kapan saat mengganti olie yang tepat.Hal ini biasanya sudah disertakan keterangan pada bungkus olie yang Anda beli. Mengganti olie melebihi batas kilometer pemakaian bisa berakibat tidak baik bagi motor. Olie yang telah melewati batas akan mengencer dan tidak sesuai lagi. Maka gantilaholi setiap kilometer menunjkan 2000 KM perjalanan atau pada saat Anda melakuan perawatan berkala. Lebih lengkap tentang Tips Ganti Olie, klik disini.

Tips: Disiplin mengganti olie motor dengan berpatokan pada batas kilometer pemakaian olie ,akan membuat motor anda selalu prima.

Ø Pemakaian motor

Jangan menggeber-gember gas motor anda atau melakukan tarikan gas spontan. Hal ini akan mempercepat keausan pada rantai mesin,katup bahan bakar,kopling,piston dan stang piston.Terutama jika motor anda memakai teknologi mesin 4 langkah.Mesin 4 langkah lebih rumit pada sistem bahan bakarnya,dan inilah yang sering bermasalah. Jika motor anda memakai gigi manual,pergunakan pemakaian gigi sesuai dengan kecepatan motor. Jika jalanan menanjak, motor butuh tenaga lebih besar maka kurangi gigi dengan yang lebih sesuai. Jika motor baru start berjalan jangan langsung menggunakan gigi 4,tapi mulailah dari gigi 1.Hal ini berpengaruh pada stang piston,piston,kopling dan rantai mesin (4 langkah).

Tips : Terapkan Tradisi pemanasan mesin motor terlebih dulu sebelum dipakai, jika motor telah nganggur selama 8 Jam atau lebih. Motor yang telah lama didiemin maka olie akan turun kembali dari bagian bagian sempit dan mengumpul di bak olie.Pemanasan mesin ini agar olie kembali lagi mengaliri kedalam bagian bagian mesin yang perlu dilumasi.Terutama untuk jenis mesin motor 4 langkah,karena jenis mesin ini hanya mengandalkan olie mesin saja.

Catatan: Memanaskan mesin jangan terlalu lama,cukup 5 menit saja.Hal ini nggak baik buat mesin yang berpendingin udara.Karena jika mesin hidup lama dan motor tidak berjalan, maka mesin tidak akan mendapat pendinginan yang baik.

Ø Kebersihan

Biar rangka motor lebih awet, rajin rajinlah mencuci motor anda agar tidak cepat berkarat dan keropos. Apalagi jika habis dipakai hujan hujanan. Kebersihan motor juga dapat menjaga cat agar tetap baik. Untuk menjaga cat motor agar tetap kinclong, silakan klik disini.

Ø Olie Rantaii
Salah satu komponen motor yang paling rawan karat adalah rantai. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia yang curah hujannya tinggi. Rantai motor yang kerap terkena air hujan atau genangan air akan mudah kotor dan berkarat.

Selain itu, rantai motor yang penuh dengan endapan pasir atau kotoran akan mudah kendur bahkan putus. Belum lagi suara berisik bisa ditimbulkan oleh rantai yang kendur dan kotor
Pertama adalah cek setelan rantai. Pastikan rantai motor Anda tidak terlalu kencang ataupun terlalu kendur. Lalu cek juga kebersihan pin rantai sambungan motor Anda. Jika ada kotoran atau debu, lekas dibersihkan untuk menjaga keawetan rantai.

Untuk melumasi rantai jangan menggunakan pelumas bekas, sebaiknya gunakan pelumas khusus untuk rantai agar tetap awet. Waktu melumasi, masukkan motor di gigi dua untuk mempermudah saat melumuri pelumas.


Selanjutnya periksa juga kondisi gear motor Anda. Jika gear sudah terlihat gundul, segera ganti dengan yang baru. Pastikan juga kondisi rantai dan gear motor tidak miring sebelum Anda mulai menggunakan motor.

Untuk pembahasan lebih lengkap tentang merawat rantaii motor silakan klik disini.

---------------------------------
Dengan melaksanakan beberapa tips diatas, semoga motor anda bisa menjadi lebih awet dan tetap prima.Dan yang terpenting,harga jual kembali akan tetap tinggi jika ingin ganti motor yang baru.

Cara Merawat Rantai Motor Agar Awet dan Tahan Lama

Motor merupakan kendaraan yang utama saat ini. karena untuk menghindari kemacetan motorlah yang menjadi pilihan yang tepat untuk mengerjar waktu. Namun  terkadang kita lupa untuk melihat kondisi kendaraan kita. Padahal hampir setiap hari kendaraan yang satu ini kita pacu untuk melawan waktu hal ini menyebabkan rantai cepat kering.Tahukah Anda bagaimana cara merawat rantai dengan baik dan benar...? rantai merupakan bagian penting pada motor karena rantai merupakan penghubung yang digunakan untuk memindahkan tenaga mesin ke bagian roda belakang. Bila kondisi rantai kering hal ini akan sangat mempengaruhi kinerja rantai dalam setiap putaran tak jarang hal tersebut dapat menyebabkan rantai putus mendadak dan hal tesebut sangat membahayakan pengendaranya. Untuk itu saya memiliki beberapa  tips untuk merawat  rantai motor agar selalu dalam kondisi prima.
Tips Merawat Rantai Motor
Penggunaan pelumas yang benar sangat disarankan untuk kenyamanan berkendara motor dan keamanan rantai. Gunakan pelumas yang dikhususkan untuk rantai motor. Tujuannya selain untuk mereduksi keausan rantai dan gir karena adanya gesekan, juga pemberian pelumas dapat membuat umur rantai lebih lama. Bersihkan rantai dari debu dan kotoran. Umumnya debu dan kotoran melekat pada rantai akibat penggunaan pelumas yang salah. Oli bekas tidak disarankan untuk digunakan pada rantai karena mengundang debu dan kotoran. Hal ini yang mempercepat keausan atau rusak pada gir atau rantai dan berpengaruh terhadap kekuatan rantai motor yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

Cara Merawat Rantai Motor Agar Awet

Alat & Bahan-bahanya:

  • Bensin / minyak tanah / chain cleaner / engine conditioner
  • Lebih baik menggunaiakn chain cleaner selan dari itu mesti hati-hati seperti bensin / minyak tanah pada rantai yang menggunakan O-Ring dapat menyebabkan O-Ring tersebut melar
  • Sabun colek
  • Sikat gigi
  • Kuas cat/ lukis
  • Wadah (baskom dengan wadah sewajarnya)

Tutorialnya:
  • Tuangkan bensin / minyak tanah ke dalam wadah secukupnya lalu dengan menggunakan sikat gigi kita sikat rantainya seperti kita sedang sikat gigi. Jika menggunakan chain cleaner / engine conditioner bisa langsung semprot di rantainya tentunya sambil di sikat-sikat biar kotorannya rontok.
  • Untuk di bagian gir depan biasanya crankcasenya juga pekat nah jika menggunakan sikat gigi dirasa sulit untuk mengjangkau bagian yang terselip maka gunakan kuas cat atau  kuas lukis.
  • Biasanya saat kita melakukan tahap perontokkan kotoran tentu akan mengenai ke velg/teromol/jari-jari jadi sedikit tips sebelum masuk ke tahap ini si roda perlu kita berikan lapisan sambun colek (tanpa air) menggunakan kuas keseluruh permukaan roda.
  • Sampai disini sudah keliatan rantai jadi kembali bersih, seluruh kotorannya hilang.
  • Kalau di rasa sudah benar-benar bersih, kita lanjut ke tahap selanjutnya. Ambil sedikit sabun cream lalu oleskan pada rantainya, kalau perlu pakai tangan agar lebih merata, awas hati-hati!
  • Setelah rantai diberi sabun colek langsung kita lakukan penyikatan. Namun yang perlu diperhatikan adalah kebersihan sikat giginya. Usahakan menggunakan sikat gigi yang berbeda dari proses pembersihan di awal.
  • Sampai disini sudah selesai untuk tahap pembersihanya. Proses selanjutnya tinggal keringkan rantai . Diamkan kurang lebih sekitar 10-15 menit, agar rantai kering dengan sempurna.
  • Kalau sudah,semprotkan chainlube ke rantai. Kalau bisa diamkan semalaman agar chainlube nya bisa meresap masuk ke dalam link-link rantainya sehingga kinerja menjadi lebih baik. Berilah pelumas secukupnya, karena pelumas yang berlebihan juga membahayakan.bisa menetes ke ban dan membuat ban selip.

Oke.. sekian tipsnya semoga bermanfaat...
 
Sumber : http://goo.gl/OXjh86

TIPS MERAWAT CAT MOTOR

Ada beberapa anekdot yang mengatakan bahwa pribadi seseorang bisa dilihat dari kebersihan kendaraannya , terlepas itu benar ataupun tidak untuk penampilan itu memang nomor satu dan pastinya hal tersebut juga berlaku untuk motor kita.. Walaupun motor kamu orisinil (gak dimodif macem-macem), penampilan motor kamu juga bisa tetap menarik loh asalkan tau bagaimana cara merawatnya, terutama bagian catnya. Berikut adalah tips bagaimana cara merawat cat motor agar tetap kinclong dan menarik lebih lama.

1. Rusaknya cat pada motor biasa diakibatkan karena proses pencucian motor yang kurang baik, seperti penggunaan sabun untuk mencuci yang kurang cocok. Sabun colek atau detergent dibuat khusus untuk menghilangkan noda/kotoran pada kain, sehingga kandungan zat-zat kimianya pastilah sangat keras dan bisa merusak cat motor. Selain itu, sabun colek atau detergent sulit larut dalam air, sehingga sisa sabun yang terbawa sponge beresiko menyebabkan gores/lecet pada permukaan cat. Selalu gunakan shampoo motor ketika mencuci motor, karena zat-zat kimia yang digunakan telah disesuaikan agar tidak merusak warna cat.

2. Proses pengeringan yang tidak sempurna juga dapat membuat cat motor kamu menjadi rusak, karena bercak air yang tertinggal bisa menyebabkan timbulnya noda air dan jamur yang nantinya sangat sulit untuk dihilangkan. Maka dari itu sehabis mencuci motor pastikan kamu mengeringkan motor kamu sampai ke bagian celah-celah motor, dan selalu gunakan chamois/kanebo yang bersih untuk mengeringkan motor agar permukaan cat tidak gores dan kering dengan sempurna.

3. Hindari parkir di area terbuka (tanpa atap) dalam waktu yang lama, karena terik sinar matahari, air hujan, dan embun bisa membuat warna cat motor kamu menjadi kusam dan bisa menimbulkan karat pada bagian motor yang terbuat dari logam. Hal tersebut bisa kamu atasi dengan cara menutupi motor menggunakan sarung motor atau terpal khusus bila sedang parkir di area terbuka dalam waktu yang cukup lama.

4. Janganlah terlalu sering mengunakan cairan khusus untuk mengkilapkan body motor, karena bila terlalu sering lama-kelamaan lapisan cat pada body motor kamu akan terkikis sehingga warna cat akan menjadi pudar atau luntur.

5. Pemasangan stiker motor yang berlebihan sebenarnya juga kurang baik untuk cat motor kita. Ketika stiker tersebut dicopot atau terlepas, lapisan pelindung cat pada body motor akan ikut terlepas dan bekasnya akan jelas terlihat pada body motor kita. Walaupun bekasnya kecil tapi kalau banyak, kan gak enak juga dilihatnya.

Nah mulai sekarang kita harus memperhatikan kondisi tampilan motor kita agar motor itu tampak selalu seperti baru...

Sumber :  http://goo.gl/lB3Sxc

TIPS GANTI OLIE MOTOR

Mesin motor memiliki berbagai komponen yang bekerja untuk menjalankan kendaraan roda dua ini. Oli memiliki fungsi untuk melindungi komponen-komponen dalam mesin motor tersebut dari gesekan.

Jika tidak melakukan penggantian oli secara rutin, maka komponen-komponen tersebut akan saling bergesekan dan membuatnya lebih cepat aus.
Selain itu, jangan sampai Anda menggunakan oli mobil untuk mengganti oli motor karena oli mobil dirancang untuk menggunakan mesin dengan kopling kering. Sedangkan mesin motor menggunakan kopling basah yang harus terendam oli.

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli motor? Menurut yang tertera pada petunjuk pemakaian, biasanya 1.500/km-4.000/km. Namun akan lebih baik jika Anda mengganti oli motor Anda sesuai dengan penggunaan dan jarak tempuh kendaraan per hari.
Ganti oli
Untuk Jarak pendek yang satu bulan menempuh 200-500 km, disarankan untuk mengganti oli setiap 1.5 bulan. Untuk jarak menengah di atas 500 km per bulan akan sangat baik untuk mengganti oli sebulan sekali.

Lain halnya dengan Anda yang harus menempuh jarak jauh hingga 200 km per hari. Sebaiknya Anda mengganti oli motor setiap 2 minggu sekali atau setiap 1200 km (untuk oli dengan jarak tempuh 2000 km).

Hal ini penting dilakukan untuk tetap menjaga performa motor Anda, sebab mesin yang terus berjalan akan mengurangi kualitas oli dan membuatnya semakin encer. Jika oli motor Anda sudah terlalu encer, maka performa motor Anda juga akan terpengaruh.
Servis dan ganti oli berkala

TUNE UP MOTOR BENSIN

Tune Up adalah perwatan berkala tanpa adanya penggantian komponen mesin
Pekerjaan yang meliputi pemeriksaan;
-oli mesin
-Sistim pendingin
-Tali kipas
-Saringan udara
-Katup pengontrol panas
-Baterai
-Busi
-Kabel tegangan tinggi
-Distributor
-Celah katup
-Karburator
-Putaran idle permulaan (Inintial Idle Speed)
-Fast idle
-Thottle Positioner
-Tekannan kompresi

Tujuan melaksanakan Tune Up pada kendaraan bermotor yakni:
Untuk pengontrolan kondisi mesin kendaraan setelah digunakan untuk 10.000 kilometer;
Untuk memeriksa, menyetel dan mengembalikan kondisi motor dari kendaraan ke keadaan semula

Fungsi Filter Udara:
Udara yang masuk ke mesin mengundang debu dan benda benda lain akan menyumbat saluran karburator, mempercepat keausan silinder mesin serta mengotorkan oli. Filter Udara menyaring debu dan kotoran lainnya yang terkandung di dalam udara yang masuk melalui filter yang didalamnya terdapat alat penyaring udara, sehingga debu dan kotoran tidak dapat masuk ke dalam karburator dan silinder mesin. Apabila filter tersumbat kotoran, aliran udara akan terbatas yang mengakibatkan terganggunya kerja karburator. Filter Udara dibagi menjadi dua yaitu: filter udara kering dan filter udara basah

Pembersihan atau penggantian saringan udara jenis kering
1. Lepas saringan udara periksa kondisi saringan udara, jika kotor sekali harus diganti baru
2. Ketok saringan beberapa kali agar debu yang menempel terlepas
3. Semprotkan dengan udara bertekan dari dalam keluar. Kadang-kadang saringan udara basah oleh oli.
Oli tersebut berasal dari sistim ventilasi karter. Bersihkan sistem tersebut kemudianlakukan pengontrolan
pada permukaan batas oli motor (mungkin terlalu tinggi) atau juga disebabkan kerapatan cincin-cincin
torak, untuk ini buka tutup pengisi oli pada saat motorhidup. Jika banyak gas yang keluar, bisa juga cincin
torak bocor, akibatnya gas tersebut dapatmembawa oli mesin sampai ke saringan udara.
4. Pasang kembali rumah saringan udara. Pada waktu pemasangan, perhatikan kedudukan paking-pakingnya.

Pembersihan saringan udara tandon oli (tipe basah).

1. Lepas saringan udara
2. Cuci saringan udara dengan bensin
3. Keluarkan oli dari rumah saaringan udara, bersihkan rumah saaringan udara dengan bensin dan lap.

Fungsi Tali Kipas
Tali kipas meneruskan tenaga mesin dari puli poros engkol untuk menggerakkan bagian bagian pembantu mesin yang lain, seperti pompa air, kipas dan alternator. Biasanya tali kipas baru masih elastis, tetapi elastisitasnya hilang setelah dipergunakan.

Pemeriksaan secara visual

1. Periksa tali kipas kemungkinan retak, sudah buruk, terlalu kencang atau aus;
2. Terdapat oli atau gemuk.
3. Persinggungan yang tidak sempurna antara tali dan puli.

Pemeriksaan dan penyetelan kekencangan tali kipas
1. Dengan kekuatan tekanan 10 kg, tekan tali pada tempat-tempat yang seharusnya tali harus
menunjukkan kekencangan spesifikasi. Lenturan tali kipas pada tekanan 10 kg yakni Kipas
Alternator
7-11 mm dan Engkol Kompresor AC 11-14 mm.

2. Perhatikan ketegangan sabuk penggerak. Kurang tegang – tali kipas slip – cepat aus.Terlalu tegang –
bantalan pipa air dan alternator menjadi cepat rusak. Jika tali kipas harus
diganti, perhatikan ukurannya.
Ukuran sabuk mengikuti normalisasi.
Lebar : 9,5 ; 10,5 ; 11,5 ; 12,5 mm. Panjang : Penatahapannya adalah
25 mm, misal 800, 825,
850 mm dst.
3. Beri vet atau cairan khusus pada sabuk lama yang berbunyi

Periksa baterai kemungkinan:

1. Rumah baterai berkarat;
2. Hubungan terminal longgar;
3. Terminal berkarat atau rusak;
4. Baterai rusak atau bocor.

Pengukuran berat jenis elektrolit

1. Periksa berat jenis elektrolit dengan hydrometer; Berat jenis berkisar antara 1,25 – 1,27 pada 20oC;
2. Periksa banyaknya elektrolit pada setiap sel. Jika tidak berada pada ketinggian yang semestinya, istilah
dengan air suling.


Fungsi Oli

Oli dengan sifatnya yang kental dan halus, tidak hanya sekedar mengurangi ausan dan gesekan pada piston (torak), bantalan dan bagian bagian yang berputar. Oli juga membantu menahan suhu tinggi, gas bertekanan tinggi maupun membantu memindahkan panas dari bagian yang bersuhu tinggi ke karter (panci oli) selanjutnya dipindahkan ke udara luar. Oli mencegah keroposnya bagian yang terbuat dari logam, merupakan bantalan bagi bagian yang berputar serta menyerap zat zat yang merusak dari hasil pembakaran didalam mesin. Setelah melakukan tugas tugas ini, maka oli kehilangan efektifitasnya dan karena itu harus diganti secara periodik.Pemeriksaan tinggi oli, tinggi oli harus berada pada tanda L dan Jika lebih rendah, periksa kemungkinanada kebocoran lalu tambah oli hingga tanda F Gunakan oli API service SE.

Fungsi Penggantian saringan oli
Sementara oli sedang dipakai, karbon yang dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin serta serbuk logam masuk ke dalam oli sehingga oli menjadi kotor. Apabila kotoran tersebut menumpuk, ia akan menyebabkan bagian bagian yang berputar cepat aus dan tergores. Karena itulah dipasangkan saringan oli untuk menahan kotoran dan membuang kotoran tersebut dari oli. Berhubung kotoran yang demikian akan menumpuk didalam saringan (flter), saringan perlu diganti secara periodik.

Penggantian Saringan Oli (Filter)

1. Buka saringan oli dengan alat pembuka filter;
2. Pilih saringan oli dengan mencocokkan ulir saringan dan diameter paking
3. Kontrol apakah saringan oli lama dilengkapi dengan katup “ by-pass” atau tidak.
4. Kontrol perlu tidaknya katup anti balik di dalam saringan oli dengan melihat posisi pengikatan saringan oli
terhadap motor. Jika posisi pengikatan horisontal atau
saringan di bawah, maka saringan oli
harus dilengkapi dengan katup anti balik.

5. Untuk memasang, kencangkan saringan oli dengan tangan.

Fungsi Celah Katup

Agar terdapat operasi mesin yang effisien apabila katup menutup, agar tertutup rapat sekali dengan dudukannya.
Untuk menjamin keadaan demikian, terdapat celah yang disebut 'celah katup' (clearance) diantara katup katup dalam keadaan tertutup dan tuas (roker). Dengan celah ini, katup akan kembali ke dudukannya tanpa ganguan selama mesin bekerja walaupun terdapat pemuaian dari komponen tertentu.

Cara menyetel celah katup yakni:
1. Mesin dipanasi dan kemudian dimatikan;
2. Tempatkan Silinder nomor 1 pada TMA atau titik mati atas atau kompresi dengan jalan memutar
poros engkol;

3. Kencangkan kembali baut-baut kepala dan baut-baut penguat roker. Momen pengencangan menunjukkan
1,8 –2,4 kgm;

4. Stel celah katup dengan jalan celah katup diukur diantara batang aktup dan lengan loker.Yang disetel hanya
katup yang ditunjuk oleh panah saja. Celah katup menunjukkan
Hisap 0,20 mm dan Buang 0,30 mm;
5. Putarkan poros engkol (crankshaft) 360o;
6. Setel katup-katup lain yang ditunjukkan oleh panah.

PEMERIKSAAN KABEL BUSI

Lepaskan steker busi. Jangan ditarik pada kabelnya. Hubungan inti arang kabel mudah terlepas dari steker kalau kabel ditarik. Periksa tahanan kabel menggunakan multimeter. Tahanan kabel yakni kurang dari 25 kΩ per kable

.PEMERIKSAAN ADVANCE VACCUM
1. Lepas tutup distributor;
2. Lepas slang vaccum yang menuju ke distributor pada karburator. Hisap slang dengan mulut dan perhatikan
plat dudukan kontak pemutus harus bergerak.
Slang vaccum tidak boleh retak atau longgar
pada sambungannya


PEMERIKSAAN ADVANCE SENTRIFUGAL
Rotor harus kembali dengan cepat setelah diputar searah putarannya dan dilepas;
Rotor tidak boleh terlalu longgar.

PEMERIKSAAN KONTAK PEMUTUS
1. Setel celah kontak pemutus dengan fuler, putar motor dengan tangan sampai kam; dengan tumit ebonit
dalam posisi yang tepat

2. Pilih fuler yang sesuai dengan besar celah kotak;

3. Periksa celah kontak dengan fuler yang bersih.
4. Jika celah tidak baik, stel seperti berikut:

-Kendorkan sedikit sekrup-sekrup pada kontak tetap.
-Stel besar celah dengan menggerakkan kontak tetap.
-Penyetelan dilakukan dengan obeng pada takik penyetel;

-Jika penyetelan sudah tepat, keraskan sekrup-sekrup pada kontak tetap;
5. Putar mesin satu putaran, periksa sekali lagi besarnya celah kontak.

Sebagai petunjuk:

Besar celah kontak untuk mobil biasanya 0,4 –0,5 mm.
Kontak pemutus biasanya diganti baru setiap 20’000 km. Kontak lama dapat dirataka dengan kikir kontak atau kertasa gosok dan selanjutnya dibersihkan dengan kertas yang bersih. Tetapi, kalau ketidak-rataan kontak besar, sebaiknya kontak pemutus diganti baru.

Tes dengan dwell tester

Start motor dan periksa sudut dwel. Jika salah, stel celah kontak sampai mendapatkan hasil yang baik dan keraskan sekrup-sekrup pada kontak tetap;
Pasang kembali, kontrol sudut dwel sekali lagi selama motor hidup (putaran idle).

Sebagai Petunjuk:

Besarnya sudut dwel untuk motor 4 silinder biasanya 52o – 56o
Sesuaikan pemasangan kabel pengetes dwel dengan merk atau tipe yang digunaakan

Fungsi Pengapian

Mesin bensin bekerja dengan pembakaran bensin dan campuran udara yang ditekan setelah langkah hisap serta terbakar oleh bunga api busi. Bunga api yang menyebabkan letusan disebut "saat pengapian" (ignition time) dan diatur oleh pembukaan platina dalam distributor.Waktu pengapian harus distel sedemikan rupa sehingga tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat sebab akan menurunkan efisiensi mesin.

Penyetelan Pengapian

Setel putaran mesin pada kecepatan idle. Pada motor yang dilengkapi dengan oktan slektor, posisi oktan selektor harus disetel pada posisi standar. Saat pengapian adalah 8o sebelum TMA atau idling.
Penyetelan saat pengapian cocokkan tanda-tanda waktu dengan memut body distributor . Saat pengapian 8o sebelum TMA atau idling.

PEMERIKSAAN BUSI
Periksa busi secara visual kemungkinan terdapat hal-hal berikut:
1. Retak atau kerusakan lain pada ulir dan isolator;
2. Keausan elektroda;
3. Gastek rusak atau lapuk;
4. Elektroda terbakar atau terdapat kotoran yang berlebihan.

Pembersihan Busi
1. Jangan menggunakan alat pembersih busi lebih lama dari yang diperlukan;
2. Tiupkan bubuk pembersih dan karbon dengan udara kompresi;
3. Bersihkan ulir dan permukaan luar isolator

Pengukuran tekanan kompresi

1. Panaskan mesin;
2. Buka semua busi;
3. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari koil pengapian agar aliran sekunder terputus;
4. Masukkan alat pengukur kompresi ke dalam lubang busi;
5. Buka trotel gas sepenuhnya dan baca tekanan kompresi sementara mesin dihidupkan dengan motor stater.

Sebagai petunjuk:

Usahakan agar pengukuran dilakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
-Putaran : 250
-Tekanan kompresi
-STD 11,0 kg/cm2
-Limit 9,0 kg/cm2
-Perbedaan antara masing-masing silinder 1,0 kg/cm2

Sumber : http://goo.gl/i8gYhW